Perluasan kesepakatan
Google pada 22 Oktober 2026 mengumumkan perluasan kerja sama dengan Voltus untuk membangun pembangkit listrik virtual berkapasitas 1 gigawatt (GW) di wilayah jaringan PJM, Amerika Serikat. Menurut pengumuman perusahaan, rencana tersebut memperbesar kesepakatan 100 megawatt yang dibuat sebelumnya pada tahun ini menjadi sepuluh kali lipat. [1]
Menghimpun fleksibilitas konsumsi
Google menjelaskan bahwa Voltus akan menggabungkan kapasitas fleksibel dari rumah dan usaha, termasuk termostat pintar, baterai, serta aset industri. Saat permintaan listrik memuncak, aset peserta mengurangi konsumsi untuk membantu keandalan jaringan. Google mendanai pengaturan tersebut; perusahaan menyebut peserta akan menerima manfaat ekonomi berupa penghematan tagihan dan pembayaran tunai. [1]
Rencana kapasitas, bukan bukti hasil
Menurut Google, wilayah PJM melayani 67 juta penduduk di 13 negara bagian serta Washington, D.C. Pengumuman tersebut tidak merinci jadwal penyelesaian seluruh kapasitas 1 GW, jumlah peserta, atau besaran pembayaran. Manfaat bagi keandalan dan keterjangkauan listrik merupakan tujuan yang disampaikan perusahaan, bukan hasil yang telah diverifikasi secara independen. [1]
