Rencana pengembangan riset

Google pada 20 Oktober 2026 memaparkan rencana memperluas penelitian AMIE (Articulate Medical Intelligence Explorer), sistem AI riset untuk percakapan dan penalaran klinis. Peneliti Anil Palepu mengatakan tim menyiapkan studi lanjutan dengan lebih banyak pasien di Amerika Serikat serta perbandingan terkontrol. Tim juga mengeksplorasi interaksi audio dan video, bukan hanya teks. [1]

Merangkum informasi sebelum konsultasi

Dalam studi yang dijelaskan peneliti Mike Schaekermann, peserta dapat berbincang dengan AMIE sebelum menemui dokter. Sistem mengumpulkan riwayat klinis lalu mengirim ringkasan kepada dokter. Menurut Schaekermann, seorang dokter terlatih mengawasi setiap interaksi dalam studi tersebut dan tidak perlu melakukan intervensi. Keterangan ini merupakan laporan tim peneliti mengenai studi itu, bukan jaminan keamanan untuk semua penggunaan. [1]

Masih proyek penelitian

Google menjelaskan bahwa AMIE ditujukan untuk membantu pengumpulan informasi agar dokter dapat berfokus pada pembahasan perawatan bersama pasien. Artikel tersebut tidak mencantumkan jumlah peserta, besaran manfaat klinis, ataupun jadwal peluncuran untuk publik. Rencana studi lebih luas dan eksperimen video belum merupakan bukti bahwa sistem telah diterapkan secara umum atau menggantikan pemeriksaan dokter. [1]

Sumber & referensi

  1. Google — Ask a Scientist: How can AI help doctors spend more time on collaborative care? (20 Oktober 2026)